Jumat, 24 Juli 2015

Wali Kota Yogyakarta Jaga Kebersihan Malioboro

Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengesankan untuk menjaga kebersihan kawasan ikon berwisata Malioboro. Ia begitu juga menegaskan, aktivitas tersebut tak cuma kewajiban petugas kebersihan, tetapi juga kewajiban para pihak yang ada dalam Malioboro.

Ia pun lewat langsung meminta untuk Komunitas Malioboro untuk turut menjaga kebersihan dan keamanan di Malioboro. ”Kalau berada sampah pada dekatnya, ya langsung dipungut, dibersihkan. Bukan usah menunggu petugas dikarenakan itu (Malioboro) miliki dengan,” tutur Haryadi, Minggu (12/7/2015).

Dia begitu juga menyebutkan, semua pelaku pariwisata harus memelihara Malioboro. Jangan hingga citra Malioboro menjadi kumuh.

Rudyarto, Ketua Komunitas Malioboro, mengungkapkan bukan berkeberatan serta imbauan Wali Kota Yogyakarta itu. Pihaknya mengungkapkan telah menyajikan tempat sampah mandiri akhirnya tak butuh menunggu petugas kebersihan demi membersihkan sampah yang ada. "Kami dan meminta para pedagang dalam Malioboro ramah kepada pengunjung supaya pengunjung berhasil nyaman ada pada Malioboro," papar Rudyarto.

Lokasi sampah mandiri, tambah Rudyarto, jumlahnya bakal ditambah dari biasanya. Suatu tersebut mengingat bakal ada sangat banyak pengunjung yang datang menuju Malioboro saat libur Lebaran. "Biasanya sudah ada lokasi sampah, namun jumlahnya selalu terbatas. Kami pun berinisiatif mengimbuhi lewat swadaya sejumlah 20 tempat sampah," ujarnya.

Rudyarto menjelaskan, persoalan sampah pada Malioboro memang cukup dilematis. Karena, sampah tidak cuma datang dari pedagang, melainkan juga sangat banyak dari semua pengunjung akhirnya penerapan sanksi cukup susah dijumpai.

Ia juga mendukung langkah Pemkot Yogyakarta untuk mencetak Malioboro lebih bersih juga nyaman kepada pengunjung. Pihaknya dan telah mengusulkan demi penambahan tempat penampungan sampah dalam lokasi khusus parkir (TKP).

1 komentar: